Rabu, 27 Juni 2018

game engine


Cocos2d-x 




Cocos2d-x merupakan framework keluarga Cocos2d yang bersifat open source dan ditulis dengan menggunakan C++, Lua, dan Javascript. Dari semua keluarga Cocos2d, framework ini merupakan varian terlengkap untuk pengembangan game multiplatform karena dapat membuat game yang berjalan di iOS, Android, Windows Phone, Blackberry, Windows Desktop, Linux, Windows Modern UI, dan Mac OS X.


Selain itu, terdapat engine versi Javascript dari Cocos2d-x yaitu Cocos2d-JS. Engine ini didukung penuh dengan fungsi-fungsi yang sama seperti Cocos2d-x dengan satu set API yang disederhanakan dari JavaScript.




Pada Cocos2d-x sendiri terdapat IDE (visual editor) yang dinamakan Cocos Code IDE. Dengan IDE ini akan memudahkan developer dalam mengembangkan game secara multiplatform. Pada IDE ini juga terdapat beberapa fitur seperti Live Coding, One Click Publishing, dan Auto Completion. Contoh Game : BADLAND, Castle Clash, Dragon City.

Kelebihan Cocos2d-X  :
1. Multi Platform Fitur powerfull yang ada pada Cocos2D-X adalah fitur build multi platform, yaitu satu source code bisa di build untuk beberapa platform sekaligus dengan sedikit penyesuian. Fitur inilah yang sangat berguna dalam implementasi Game Edukasi.
2. Banyak Pengguna dan Forum Dengan banyaknya pengguna dan forum yang aktif, menjadikan framework ini mudah dipelajari, karena kita bisa berbagi pengetahuan dengan sesama pengguna. Pengguna framework ini sudah banyak baik dari perusahaan game kecil ataupun perusahaan game yang sudah dewasa. Selain itu forum diskusi resmi Cocos2D-X pun sangat aktif, sudah lebih dari 5000 topik yang dibicarakan dalam sub forum framework C++.
3. Open Source Cocos2d-X merupakan project open source, dengan open source ini kita bisa mempelajari tentang kinerja game engine ini. Kita bisa melihat dan bahkan memodifikasi source code dari game engine ini sesuai dengan kebutuhan kita.
4. Banyak Add On / Plug In Karena sifatnya yang open source, secara tidak langsung Cocos2d-X mengundang berbagai developer atau service provider untuk membuat produknya bisa terintegrasi pada Cocos2D-X. Contoh yang paling sering ditemui adalah pada provider iklan, provider iklan biasanya membuat integrasi iklanya pada berbagai game engine. Untuk yang tidak bersiftat komersial misalnya adalah Tiled Map Editor, CocosBuilder.  

Kekurangan Cocos2D-X 
Saat tulisan ini dibuat versi Cocos2D-X yang paling terbaru adalah versi 2.1.3. Kekurangan yang masih ada adalah belum adanya sound engine yang cukup baik. Fitur-fitur untuk menangani sound hanya sebatas fitur-fitur dasar saja, contohnya memainkan music, dan sound effect. Belum ada pembagian channel dalam menangani suara yang sedang diputar.



Selasa, 17 April 2018

NEED FOR SPEED

KONSEP GAME:

Need for Speed (NFS) dibuat pertama kali oleh Distinctive Software yang bermarkas di Kanada. Nantinya Distinctive Software berganti nama menjadi EA Kanada, dan akan memiliki anak perusahaan bernama EA Black Box saat EA mengakuisisi Black Box Games pada tahun 2002. Saat ini EA Black Box sedang melakukan proses pemindahan dari Vancouver ke Burnaby. Proses pemindahan tersebut akan selesai pada bulan Juni 2009.
Serial Need for Speed (NFS) diluncurkan pertama kali pada tahun 1994 dan terus bertahan sampai saat ini. Serial ini bersalin nama menjadi Over Drivin saat dirilis di Jepang. Tradisi penggantian nama tersebut terus berlanjut sampai Need for Speed: High Stakes dirlis pada tahun 1999. Sehabis NFS: Hight Stakes kebiasaan mengganti judul NFS menjadi Over Drivin hilang sepenuhnya.
Biasanya EA mempersenjatai setiap serial NFS dengan fitur yang berbeda-beda. Fitur-fitur yang disertakan bisa benar-benar orisinil, hasil modifikasi atau adaptasi serial NFS lainnya. Jadi walaupun serial ini memakai nama yang sama terus-menerus, bukan berarti fitur yang disediakan identik antara yang satu dengan yang lainnya. Satu-satunya fitur yang paling sering dipertahankan pada setiap seri NFS adalah fitur kejar-kejaran antara polisi dengan pembalap alias hot pursuit.
Waktu EA pertama kali ingin membuat Need for Speed, EA bekerjasama dengan majalah otomotif terkenal bernama Road & Track. Melalu kerjasama itu EA belajar banyak tentang sifat-sifat mobil balap dan suara-suara yang keluar saat mobil tersebut diajak berlari kencang. Setelah belajar banyak dari Road & Track EA membuat game yang berjudul The Need For Speed. Saat itu hanya ada dua game balapan yang memiliki gameplay realistik di pasaran, dan salah satunya adalah The Need for Speed.
The Need for Speed pada awalnya hanya memiliki beberapa fitur andalan seperti kejar-kejaran dengan polisi dan replay. Nantinya fitur-fitur tersebut akan terus bertambah dan berevolusi seiring dengan munculnya NFS baru. Tambahan fitur yang paling sering diingat orang pada serial NFS adalah fitur kustomisasi tampilan kendaraan yang muncul pertama kali di Need for Speed: Underground. Banyak orang yang percaya kalau Need for Speed: Underground terinspirasi dari film The Fast and the Furious. Apapun yang menginspirasikan EA Black Box, yang jelas Need for Speed: Underground memberikan pondasi baru pada serial ini. Banyak hal yang berubah semenjak Need for Speed: Underground booming. Yang pertama adalah, bergesernya tipe mobil dari mobil balap biasa menjadi mobil balap eksotis. Yang kedua, munculnya halangan tetap berupa mobil-mobil yang berlalu lalang secara acak. Yang terakhir adalah konsep open world yang diterapkan oleh Need for Speed: Underground. Nantinya konsep open world tersebut sering diadaptasi oleh para developer lainnya yang membuat game balapan jalanan.

Koleksi permainan dalam seri Need for Speed

  1. The Need for Speed (1994)
  2. Need for Speed II (1997)
  3. Need for Speed III: Hot Pursuit (1998)
  4. Need for Speed: High Stakes (1999)
  5. Need for Speed: Porsche Unleashed (2000)
  6. Need for Speed: Hot Pursuit 2 (2002)
  7. Need for Speed: Underground (2003)
  8. Need for Speed: Underground 2 (2004)
  9. Need for Speed: Underground Rivals (2005)
  10. Need for Speed: Most Wanted (2005)
  11. Need for Speed: Carbon (2006)
  12. Need for Speed: ProStreet (2007)
  13. Need for Speed: Undercover (2008)
  14. Need for Speed: Shift (2009)
  15. Need for Speed: Nitro (2009)
  16. Need for Speed: World (2010)
  17. Need for Speed: Hot Pursuit (2010)
  18. Need for Speed: Shift 2 Unleashed (2011)
  19. Need for Speed: The Run (2011)
  20. Need for Speed: Most Wanted 2 (2012)
  21. Need for Speed: Rivals (2013)
  22. Need for Speed (2015) (2015)

GENRE GAME:
neef for speed ini adalah game bergenre sport racing atau bisa dikatakan game yang mengambil cara bermain yaitu balapan dengan akomodasi dan transportasi yang tersedia adalah mobil mobil supercar atau mobil mobil yang sudah dipersiapkan untuk mengikuti balapan.

ATURAN GAME:
walaupun basic atau dasar game ini adalah permainan balapan mobil,tetapi need for speed memiliki karakteristik tersendiri dalam menyediakan fitur atau mode balapan yang tidak biasa,dari perjalanan seri ke seri,need for speed ini memiliki banyak mode balapan,diantara lain kejar2an dengan polisi,balapan sesuai laps,balapan track lurus,dan masih banyak lagi.

GRAFIK GAME:


NFS adalah game rilisan playstation awalnya.Dimana menggunakan grafik 3D full seluruh pergerakannya,dimulai dari akselerasi mobil hingga benturan sesama mobil atau dengan objek disekitar,dengan mengangkat detail dari sisi kerusakan mobil,walaupun terkadang ada bagian objek di sekitar circuit balapan yang masih memiliki grafik 2D.

STORYBOARD:

Game ini menggunakan balapan dengan berbagai mode,ada yang kejar kejaran dengan polisi,balapan dengan dikejar waktu,kompetisi drift,balapan track lurus(drag),balapan dengan laps,atau balapan resmi.

di awal kita akan disuruh memilih berbagai mobil supercar yang sangat keren,dan biasanya mobil mobil itu di kategori kan sesuai kelas2nya,ada tuner,suv,muscle car,hingga exotic/supercar

dan biasanya mobil yang sudah dipilih bisa kita bawa ke garage,yaitu fitur tempat untuk tune up atau meng upgrade mobil menjadi lebih cepat dan bisa juga menambah aksesoris untuk memperindah mobil sesuai selera.

jika sudah,kita bakal dianjurkan untuk memilih mode balapan yang kita ingin yang seperti sudah dijelaskan tadi

pada saat balapan,need for speed memiliki sensasi tersendiri saat melakukan simulation menggerakkan mobilnya,biasanya di berikan option untuk automatic gear atau melakukan pengoperan gigi dengan manual layaknya berkendara aslinya

dan juga nfs menyediakan view kamera yang membeda2kan sensasi sesuai selera

Senin, 26 Maret 2018

Sejarah game

#TGS1PTGMAUL
  Game(permainan) secara umum adalah sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga ringan. 
    Permainan biasanya dilakukan sendiri atau bersama-sama. Sedangkan computer game adalah permainan video yang dimainkan pada komputer pribadi, dan bukan pada konsol permainan, maupun mesin ding-dong. 
    Permainan komputer telah berevolusi dari sistem grafis sederhana sampai menjadi kompleks dan mutakhir. Namun, pasar permainan komputer di Amerika Serikat mulai menurun sejak tahun 1999. adalah permainan yang menggunakan interaksi dengan antarmuka pengguna melalui gambar yang dihasilkan oleh piranti video. Permainan video umumnya menyediakan sistem penghargaan–misalnya skor–yang dihitung berdasarkan tingkat keberhasilan yang dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada di dalam permainan. Kata “video” pada “permainan video” pada awalnya merujuk pada piranti tampilan raster. Namun dengan semakin dipakainya istilah “video game”, kini kata permainan video dapat digunakan untuk menyebut permainan pada piranti tampilan apapun. Sistem elektronik yang digunakan untuk menjalankan permainan video disebut platform, contohnya adalah komputer pribadi dan konsol permainan.



GENERASI 1
Penemuan video game pertama kali adalah sebuah dasar game yang dibuat berupa alat elektronik yang bisa berinteraksi dengan pengguna/users dengan berbagai format tampilan. Contoh game pertama kali dibuat pada tahun 1947, idenya berupa "Cathode Ray Tube Amusement Device"  dibuat oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann. Dua orang tersebut mematenkan pada tanggal 25 Januari 1947, yang mana telah mendapatkan pengakuan pada tanggal 14 Desember 1948 sebagai U.S paten No. 2455992. Diinspirasi oleh tampilan pada sebuah radar, alat tersebut menampilkan sebuah tampilan analog yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol sebuh titik pada layar yang disimulasikan sebagai peluru/misil yang ditembakkan pada sebuah target.
Tahun 1952, AS Douglas membuat game Tic tac toe yang ditampilkan dalam sebuah tabung vakum computer. Kemudian tahun 1958, Willy Higginbotham membuat game Tennis for Two yang berjalan di osiloskop yang terhubung ke analog Donner computer.
Tennis_for_Two_-_Screen.png
Tahun 1961 – 1962, game space war dikembangkan di MIT menggunakan grafik vector di PDP-1. Sega merilis periskop, terciptalah elektronik shooting game, game arcade yang pertama.
Di tahun 1966, Ralp Baer menggali idenya lebih lanjut dan menciptakan sebuah permainan vidio (video game) yang sederhana untuk dua orang pemain yang dapat diperlihatkan di televisi. Paermainan ini bernama “Chase” dimana terdapat dua titik yang saling mengejar disekitar layar. Setelah pendemonstrasian ke direktur perusahaan “R&D” yang bernama Herbert Campman, beberapa dana dialokasikan dan proyek tersebut membuat sebuah “pejabat”. Bill Harrison membawa dewan pengurus, dan sebuah “senjata cahaya” (light gun) telah dibuat dari senapan mainan. Dimana senapan mainan itu membidik sebuah target yang dijalankan oleh pemain lain.
Bill Rusch ikut serta dalam proyek tersebut untuk mempercepat perkembangan dan tak lama kemudian mesin pengontrol titik (machine control dot) ketiga digunakan untuk menciptakan permainan ping-pong. Dengan tambahan dana, beberapa permainan diciptakan, dan Baer mempunyai ide untuk menjual produknya ke perusahaan TV kabel (Cable TV Companies) yang dapat mengirimkan gambar statis sebagai latar belakang permainan. Sebuah bentuk dasar (prototype) di demonstrasikan pada bulan Februari 1968 ke Wakil President “Teleprompter” yang bernama Hubert Schlafly yang menandatangani peretujuan dengan Asosiasi Sanders (Sanders Associates) tempat Ralp Baer bekerja. Pada saat akhir tahun 60-an, dan awal tahun 70-an, perusahaan TV kabel mengalami kemerosotan dan kekurangan dana yang berarti jalan lainnya harus dikejar.
Perkembangan berlanjut kearah hardware dan hasil final permainan di bentuk dasar “Brown Box”, dimana mempunyai dua kontrol yaitu senjata cahaya dan “16 tombol” (sixteen switch) di dalam konsol untuk memilih permainan. Baer mendekati beberapa perusahaan televisi amerika, dan persetujuan akhinya ditandatangani dengan Magnavox di akhir 1969. Setelah Brown Box diubah menurut kemampuan dana Magnavox, pada bulan May tahun 1972, Brown Box tersebut dijual ke masyarakat umum dengan nama Magnavox Odyssey. Bernama Nolan Bushnell melihat demonstrasi Magnavox Odyssey di tahun 1971, dan mempekerjakan Al Alcorn, untuk membuat versi petualangan dari permainan ping-pong milik Odyssey dengan menggunakan logika transistor-transistor yang bernama “Pong”. Permainan video rumah (home video game) mencapai puncaknya setelah keluarnya permainan versi rumah Pong di natal tahun 1975.

GENERASI 2 


 
Tahun 1971-1974, Tahun kelahiran game komersil.
Permainan vidio konsol (video game consol) kedua kadang disebut juga sebagai “awal era 8 bit”. Di pertengahan tahun 1970-an, penggunaan cartridge diikuti dengan kemajuan CPU(Central Processing Unit) sebagai dasar konsol. Dengan permainan yang sekarang terdiri dari mikro prosesor (microprocessor) berbasis kode, permainan ini dimasukkan kedalam kepingan (chips) ROM (Read Only Memory) yang tertempel didalam tempat plastik cartridge yang dapat dimasukkan kedalam celah (slot) di konsol. Ketika cartridge di masukkan kedalam konsol, maka tujuan utama mikro prosesor di dalam konsol adalah membaca memori dari cartridge dan menjalankan program yang tersimpan disana.

Tahun 1971, Nolan Bushnell mengembangkan computer space, arcade game komersil yang pertama. Berbasis pada spacewar. Menggunakan grafik vector, real time dan terlalu sophisticated untuk pasar. Dan gagal.

Tahun 1973, Atari membuat Pong in Arcades.
Di bulan agustus 1976, Fairchild Semiconductor merilis “Fairchild VES” dimana meruapakan konsol permainan video pertama di dunia yang menggunakan CPU dan memperkenalkan format penyimpanan kode permainan berbasis cartridge. Ketika Atari merilis VCS di tahun berikutnya, Fairchild cepat-cepat merubah nama menjadi “Fairchild Channel F”.
Tahun 1977, Atari merilis konsol berbasis CPU dengan nama Video Computer System (VCS), dan kemudian dipanggil dengan nama Atari 2600. Tahun 1978, Magnavox merilis konsol berbasis CPU dengan nama Odyssey 2 di Amerika dan Kanada. Philips Electrinic merilis konsol permainan yang sama sebagai Philips G7000 di beberapa negara Eropa, walaupun tidak sepopuler Atari. Tahun 1979, Activision diciptakan oleh bekas progamer Atari yang tidak puas. Di tahun 1980, Intellivision diperkenalkan oleh Mattel. Walaupun kronologis datangnya masih jauh sebelum “era 16 bit”, tetapi Intellivision mempunyai prosesor yang unik dengan intruksi panjang 10 bit, dan panjang register 16 bit. Popularitasnya menjulang tinggi berdampingan dengan Atari 2600.

Tahun 1980, Mattel melepas video game rumahan Intellivision setelah uji sistem pemasaran di California pada tahun sebelumnya. David Crane, Alan Miller, Bob Whitehead, dan Larry Kaplan mendirikan Activision, perusahaan pertama yang mengkhususkan diri dalam membuat game. Atari mengeluarkan game arcade “Battlezone”, game dengan perspektif 3D pertama.
Namco mengeluarkan “Pac-Man”. APF mengeluarkan Imagination Machine, add-on komputer untuk video game rumahan APF MP-1000. Nintendo yang pertama mengeluarkan seri video game-handheld dengan nama Game & Watch. “Easter Egg” pertama untuk video game lahir. Warren Robinett memprogramnya pada game berjudul “Adventure” dari mesin Atari 2600. Broderbund berdiri. Mindscape berdiri

Tahun 1982, muncul 3 konsol baru, yaitu Emerson Arcadia 2001, Vectrex, dan Coleco Vision. Vectrex paling unik diantara yang sudah ada, dengan tambahan prafik vektor, dan mempunyai layar sendiri. Arcadia dan Coleco Vision juga merupakan mesin yang canggih. Awalnya cartridge hanya 2 KB ROM untuk Atari 2600 dan 4 KB untuk Intellivision. Batas limit tertinggi ini berkembang dari tahun 1978 sampai tahun 1983, sampai 16 KB untuk Atari 2600 dan Intellivision, 32 KB untuk Cokeco Vision.

GENERASI 3 
 
Dalam sejarah komputer dan video games, generasi ke 3 dimulai pada th 1983 oleh Jepang melalui peluncuran Famicom yang sekaran dikenal sebagai Nintendo Entertainment Sistem. Generasi ini adalah generasi yang pertama setelah video game meledak pada tahun 1983 dan dipertimbangkan sebagai era modern game hiburan yang pertama.
The Famicom (Family Computer) menjadi sangat populer di Jepang setelah era ini dan mengakhiri keramaian dan persaingan hiburan lainnya di era ini. Famicom American counterpart, Nintendo Entertainment System, mendominasi pasaran games di Amerika utara. Walaupun Nintendo Entertainment System telah mendominasi pasaran Amerika utara, tetapi Sega Master System telah membuat terobosan besar di Brazil dan Eropa dan NES (Nintendo Entertainment System) tdak akan pernah bias untuk menghancurkan genggaman SEGA tersebut.
Pada akhir dalam generasi ke tiga, Nintendo telah memperkenalkan Game Boy, dimana dirancang sedemikian mungkin hingga hamper cukup meggunakan satu tangan saja untuk mengoperasikannya. Dan proses ini dilakukan untuk mendominasi penyebaran di pasar untuk 15 tahun. Selama produk Game Boy telah melakukan penambahan dan pembagusan setiap tahunnya, sampai Game Boy Micro dan Nintendo DS, dan sebagian Game Boy Color, semua produk Game Boy Color telah menemukan kecocokkan dengan original released di tahun 1989.
Generasi ketiga ini telah melirik permainan role-playing video games atau yang sering kita dengar sebagai RPG’s. Editing dan cencorship dari video games telah sering / banayk digunakan untuk menyetempatkan game-game Jepang di Amerika Utara. Pada era ini, banyak video-video games terkenal yang memonopoli setiao waktu seperti yang kita temukan. Beberapa contohnya yaitu sperti Super Mario Bros, Final Fantasy, The Legend of Zelda, Dragon Quest, Metroid, Mega Man, Metal Gear, Castlevania, Phantasy Star dan Bomberman.
Generasi ini sering salah diketahui sebagai generasi pertama seperti apa yang kita lihat pada awal industri video games yang kita ketahui sekarang.


GENERASI 4 





Generasi keempat atau biasa disebut dengan era 16 bit pada generasi ini.

1988, NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan Sega mencoba menyaingi Nintendo. Sega merilis konsol next-generation mereka, Sega Mega Drive (yang juga dikenal dengan Sega Genesis). Konsol ini menyajikan gambar yang lebih tajam dan animasi yang lebih halus dibanding NES. Konsol ini cukup berhasil memberi tekanan, tetapi NES tetap bertahan dengan angka penjualan tinggi.

1990, Nintendo kembali menggebrak dengan konsol next-gen mereka, SNES (Super Nintendo Entertainment System). Selama 4 tahun, Nintendo dan Sega menjadi bebuyutan, meskipun ada beberapa produsen seperti SNK dengan NeoGeo-nya, NEC dengan TurboGrafx-16 dan Phillips CD-i, tapi kedua konsol mereka begitu handal dan populer.

Rivalitas yang legendaris, Super NES dan Mario Brothers sebagai ikonnya melawan SEGA Mega Drive dan Sonic the Hedgehog sebagai ikonnya.


GENERASI 5 




Generasi kelima atau disebut juga dengan era konsol 32 bit. dimana konsol game yang paling populer pada generasi ini adalah Sony Playstation.

        1990-1994, Sega dan Nintendo tetap bersaing. Berbagai game fenomenal dirilis. SNES menyertakan chip Super FX pada cartridge mereka, dan Sega menggunakan Sega Virtua Processor, keduanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas grafis dari game. Alhasil, SNES dan Sega saling beradu dengan game-game keren seperti Donkey Kong Country (SNES) dan Vectorman (Sega).
Panasonic 3DO, konsol game pertama yang menggunakan media CD.
        1994, Atari kembali meluncurkan konsol baru untuk menandingi Nintendo dan Sega. Atari Jaguar jelas jauh lebih canggih ketimbang NES maupun Mega Drive, tetapi penggunaannya yang sulit menjadi batu sandungan, belum lagi, pada tahun yang sama, Sony merilis konsol super legendaris, PlayStation. Konsol basis CD yang pertama kali menuai sukses adalah Sony PlayStation. PlayStation yang juga disebut PS-One merupakan konsol terlaris sepanjang masa. Sega dan Nintendo tampaknya menyadari ketertinggalan mereka dari Sony. Sega kemudian merilis Sega Saturn, dan Nintendo mengeluarkan Nintendo 64.


GENERASI 6 


       1998, Setelah jatuhnya Nintendo dan Sega, kini dunia konsol jadi milik Sony. PlayStation menjadi raja dan bisa dibilang tidak memiliki pesaing. Sega mencoba meluncurkan Sega Dreamcast untuk mematahkan dominasi Sony, tetapi kembali gagal, akhirnya pada tahun itu juga, Sega mengundurkan diri dari dunia produsen konsol.
 

2000, Sony semakin ’merajalela’ ketika mereka berhasil merilis konsol barunya, PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo mencoba bertahan di dunia konsol dengan merilis GameCube. Satu-satunya pesaing serius PlayStation 2 adalah Xbox. Sebuah konsol keluaran Microsoft ini menggebrak dengan tampilan visual yang sangat tajam dan berkualitas yang kala itu lebih menarik dibanding dengan PlayStation 2. Sayangnya game-game Xbox ternyata tidak sepopuler PlayStation 2.


GENERASI 7: 
       Dalam sejarah video game , generasi ketujuh , generasi video game sekarang ini. Terfokus dalam pembuatan sarana atau alat game yang dirilis pada tahun 2004 oleh Nintendo, Microsoft dan Sony.
      Alat yang bersifat pribadi dan dioperasikan sendiri, generasi ketujuh ini dimulai dari 22 November 2005 dengan dirilisnya Microsoft’s Xbox 360 dan diikuti oleh Sony’s Playstation 3 pada 11 November 2006 dan Nintendo’s Wii pada 19 November 2006. Masing-masing sarana permainan yang baru memperkenalkan type terbaru dalam teknologi. Sebagai contoh, Xbox 360 dan Playstation 3 menawarkan tampilan atau grafik dengan kualitas tinggi, pada saat yang sama Nintendo’s Wii fokus pada pengendali atau biasa yang disebut joystick dengan menggunakan sensor gerak. Ketiga saran permainan di atas mempunyai joystick tanpa kabel atau yang disebut dengan wireless.

Nintendo’s Wii dapat menggunakan teknologi Wi-fi. Sedangkan Sony’s Playstation dapat digunakan secara portable untuk memudahkan menggunakannya dan tanpa membutuhkan tempat yang besar.
Xbox 360
 

Microsoft’s Xbox 360 mencapai puncak permintaan pasar karena ada nilai plus dari yang lain. Xbox 360 dirilis lebih awal dari pada rivalnya seperti Sony dan Nintendo. Xbos 360 mempunyai kelemahan yang biasa disebut dengan “Red Ring of Death” yang terjadi pada sistemnya. Oleh sebab itu pihak Microsoft memberikan garansi 3 tahun pada pemakai agar dapat memperbaikai segala kerusakan yang diakibatkan oleh system secara gratis. Model terbaru dari Xbox 360 telah dipatenkan daripada yang sebelumnya, mengurangi panas (tidak cepat panas) dan gagal system. Dalam memproduksi Xbox, tidak memmbutuhkan biaya yang mahal karena masih menggunkan teknologi DVD.
  
Video Output : RGB, VGA, Component, S-Video, Composite, SCART.
 

Playstation 3



Sony’s Playstation 3 dirilis pada tanggal 11 November 2006 dengan harga yang lebih mahal daripada rivalnya Xbox. Playstation mempunyai dydtem terbaru seperti Cell Microprocessor dan Blue Ray. Penggunaan Blue Ray sangat menguntungkan konsumen karena disc yang dipakai bisa tahan lama.

Video Output : HDMI, RGB, Component, Composite, S-Video, SCART


Wii





Nintendo memasuki generasi ini dengan pendekatan baru dalam Wii Console. Wii lebih memilih peningkatan kepuasan melalui interaksi pemakai dari pada menggunakan teknologi terbaru. Teknologi yang dipakai oleh Wii adalah sensor gerak yang dapat memnudahkan pemakai memainkan game. Persentase penjualan Wii lebih besar dari pada Xbox dan Playstation 3
Video Output : D-Terminal, RGB, Component, Composite, S-Video, SCART


Sumber :
http://raaratiara.blogspot.co.id/2011/10/sejarah-perkembangan-video-game.html
http://zainurmahsir.blogspot.co.id/2013/07/perkembangan-game-komersial.html
http://aliakbar50411593.blogspot.co.id/2014/03/sejarah-perkembangan-teknologi-game.html